Sebelumnya cerita-cerita, mungkin kenalan dulu kali yakk hehehe. nama gw Niel, gw kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri di Banten (kayaknya emang cuma ada satu) ngambil jurusan teknik elektro. Gw dah semester 10 saat ini, yang mungkin buat sebagian orang ini cukup memalukan, tapi percayalah, lulus dari kampus teknik itu tidak semudah yang anda bayangkan,... khususnya kampus gw.
Selama gw kuliah dari pertama masuk kuliah hingga sekarang gw cuma tinggal di satu kosan yang berada cukup dekat dengan kampus gw dan gak pernah pindah-pindah, yaitu yang berada Bisa dibilang paling setia dari semua temen-temen gw yang juga ngekos. Mungkin kesetiaan gw ini dikarenakan dikosan ini perlengkapan-perlengkapannya lumayan lengkap dibanding kosan-kosan lain disekitarnya, dan untuk bisa ngekos dikosan gw lumayan sulit karna ibu kos gw sekarang udah milih-milih buat anak-anak baru yang mau ngekos. Emang, ibu kos gw dah terkenal ke segala penjuru perumahan dikarenakan keee... tegasannya!! (mau bilang kegalakannya ga enak)! Hampir semua temen-temen gw yang pernah gw ajak kekosan gw udah diiterogasi semua sama ibu kos gw, dan besok-besoknya ga mau lagi diajak maen kekosan dengan berbagai alasan, walaupun sebenarnya..... gw tau kenapa.
Kosan gw menyediakan 7 kamar yang diisi oleh 8 orang anak kuliahan, dan diantaranya mereka semua ada 4 orang yang cukup gila (termasuk gw) yang tiap orangnya berbeda-beda jurusan dan setiap hari selalu bareng-bareng dengan kegilaan masing-masing. keempat orang ini adalah orang batak yang terdiri dari tiga orang marga Nainggolan (pantes akrab...) dan satu orang marga Sinaga. Sayang si Sinaga yang satu ini ga mau disuruh pindah marga jadi Nainggolan (biar bisa bikin group vocal batak mungkin). sekarang gw bakal coba kenalin mereka bertiga...
Nainggolan yang pertama, yang termuda namanya Johanes, biasa dipanggil Jo. Anak ini mungkin yang yang paling kocak diantaranya tiga orang yang lainnya. Walaupun sebenarnya sifat-sifat yang bermarga Nainggolan selama ini yang gw ketahui kalem-kalem, namun tidak dengan yang satu ini. Ga tau deh mungkin karna dia sedang dalam masa-masa ke-Alay-annya dan masih maba (maba = mahasiswa baru) tingkah-tingkahnya suka aneh-aneh dan bodoh. Kita doakan saja dia cepat-cepat sadar dan berubah kembali ke jalan yang benar (aminnn...). Anak yang satu ini kerjaannya tiap hari maen game online di leptopnya yang speknya paling tinggi diantara kami berempat. Mungkin kebiasaan-kebiasaannya itu buat menghibur dirinya karena keberadaanya yang masih jomblo sampai detik ini, ini karena cewek gebetannya yang udah PDKT dari awal masuk kuliah udah jadian sama orang lain tanpa pamit dan tanpa permisi dan tanpa sungkeman ( kasihan dan hina sekali memang dia). Emang diantaranya kami berempat baru cuma gw yang saat ini udah punya pacar. Itu juga mungkin karena gw yang paling tua diantara mereka bertiga, jadi perjuangan buat cari ceweknya dah lewat.
Nainggolan yang kedua namanya Andre. Kalo yang satu ini anak yang paling rajin kuliah diantara yang lainnya. Kayaknya sih yang punya IP yang tertinggi diantara yang lainnya. Namun dibalik itu semua, nasib dalam percintaannya gak sebaik nilai IP nya. Terakhir gebetan yang sudah lama diincarnya malah direbut sama cowo lain ( tragis... ), dan sampai sekarang sepertinya dia masih ngarep sama cewe gebetannya itu, pokoknya "sebelum janur kuning melengkung, tetap berusaha!!!" itulah moto hidupnya. Sampai-sampai dia pernah minta kita buat hancurin hubungan gebetannya sama cowonya yang sekarang, freak emang... tapi yaaa begitulah cinta.. dannn... begitulah pokoknya....
Dan yang terakhir, sinaga terakhir, namanya Reinhard, orang paling jago maen PES se...... kosan. Dibanding yang dua jomblo lainnya, tinggal dia yang masih ada harapan saat ini karena cewek gebetannya masih single sampai sekarang. Namun sama juga sama yang dua lainnya, perjuangan buat deketin ceweknya boleh dibilang masih sangat kurang, itu dapat dilihat dari intensitas sms ke gebetannya yang sangat jarang, karena tiap harinya dipenuhi dengan latihan untuk mempertajam kemahiran dalam bermain PES dan bimbingan praktek dikampus yang udah kayak bimbingan skripsi. Walalupun sekali-sekali kedapetan sms ke gebetannya itu dan jadi bahan bully-an setelah itu oleh kami bertiga, mungkin karna itu juga dia jadi males sms gebetannya itu. Kita doakan saja supaya nasibnya tidak sama seperti dua pejuang lainnya yang berakhir dengan tragis.
Mungkin demikian dulu perkenalan dari awal cerita ini, dan masih banyak lagi hal-hal aneh dan absurb yang bakal gw ceritain selama ngekos di Cendrawasih 12. stay tune aja... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar